Selamat Malam Jakarta


Bersimpuh bersama Malam






Aku mencintai malam, apalagi diderung keramaian malam disudut kota yang manis ini.

Aku mencintai malam, malam yang terkadang membuat aku hidup.

Meski mentari pagi yang lebih indah dipandang.

Meski senja lebih menawan dibanding malam.

Aku lebih memilih malam.

Aku ingin selamanya menikmati bersama angin malam.

Karena udaranya yang sejuk, lampu sudut kota yang cantik, juga hirauan orang yang menikmati malam membuat aku menjadi seseorang yang ingin tetap bersama malam.

Meski kadang bulan dan bintang jarang nampak tertutup awan. Aku tetap mencintai malam.


Kenapa aku membayangkan tentang malam sampai segininya?

Karena aku mengamati.

Mengamati dimana malam membuat kita menjadi tenang.

Dimana malam membuat kita menikmati untuk menutup sejenak mata ini sampai mentari datang.

Karena malam juga membuat hidup ini lebih bercahaya, meskipun cahayanya tak seterang matahari, tapi malam mempunyai sejuta warna hidup yang bisa kita temukan disudut kota yang indah ini.

Tak banyak alasan mengapa aku menginginkan menikmati malam jauh lebih lama, meski kadang ada sebagian orang yang membenci malam karena kegelapannya.

Justru aku menganggapnya kegelapan yang membuat sekitar menjadi lebih hidup dengan suasana lampu lampu taman disudut kota manis ini, juga pohon-pohon rindang sudut kota yang terlihat diam padahal ia menyimpan ketenangan malam.

Lalu anginmu yang membuat sekitar menghirupkan nafas jauh lebih dalam.

Dan cahaya kilau indahmu yang sangat terlihat dari gedung-gedung pada malammu.

Tidak ketinggalan pula lampu-lampu kendaraan malam yang juga membuat sudut jalan ini menjadi semakin hidup.
Tidak sadar pun aku sedang bermain dengan keindahan malam yang aku tatap ini, aku terlihat seperti seseorang yang sangat bersyukur karena masih bisa menikmatimu hingga saat ini.

Tak ada yang tahu jika entah esok aku tidak bisa melihat keindahan mu disini lagi.

Entah aku tidak tau apa aku malah bisa melihat bulan dan bintang jauh lebih dekat.


Dan entah jika saat ini terakhir aku menceritakan keindahan malammu dan terakhir melihatmu disini sudut kota manis.

Malam..


You can make me life and I learned the meaning of life made simple at night.


Good night world…


6 Januari 2013 21:17



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bagian dari mengenal Abraham Maslow dengan Kebutuhan setiap manusia diulas oleh Hendro dalam bukunya “Manusia Utuh”.

Karena Hujan